Aside
-Hiduplah ya, Tuhan!-
Ya, Engkau yang menciptakanku, yang senantiasa peliharakanku
Aku merindu-Mu seperti tidak pernah habisnya
Karena aku buta dan sakit tanpa-Mu

Ketika aku memandang kebaikan-Mu bagiku, aku mulai kuatir
Bahwa tak selamanya akan begini, dan aku takut
Bagaimana kalau besok aku jatuh? Kalau Dia berpaling dariku?

Hidup yang keras bercampur dengan keras kepalaku
Telah menjadikanku seorang yang tanpa cinta yang sungguh terhadap apapun
Bahkan terhadap diriku sendiri..

Aku tak punya kepercayaan.. bahkan pada diriku sendiri..
Aku takut pada diriku di hari esok
Aku curiga dan menaruh was- was yang besar terhadapnya!

Ampun ya, Tuhan!
Tak kuanggap Engkau sebagai Allah yang Hidup dalam zaman ini
Tak kuanggap Kau mampu bantu aku selesaikan ini semua

Sepanjang jalan Tuhan pimpin, ya, itu cukup bagiku!
Hiduplah ya, Tuhan, dalam setiap rencana kehidupanku yang kompleks
Hiduplah ya, Tuhan, dan buktikan kepada si kurang percaya ini, Kau Allah!

Hiduplah ya, Tuhan, HARI LEPAS HARI dalam hatiku yang merindu-Mu
Betapa aku ingin Kau dihormati dan disenangkan dalam hidupku
Betapa aku ingin hidupku menyatakan bahwa Engkau hidup!

Tuhan, siapakah aku yang boleh mengenal-Mu seperti sekarang?
Aku ada, karena Engkau
Biarlah aku hidup, karena Engkau hidup!
Hiduplah ya, Tuhan! Berkenanlah atasku!

Pelesiran, January 7, 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s